Label

Laporkan Penyalahgunaan

Langsung ke konten utama

Apa Tujuan Meditasimu ?

 


TUJUAN MEDITASI ITU BEBAS

Setiap orang dalam hidup memiliki tujuan yang berbeda-beda, dan semua tujuan tersebut tidak ada yang salah. Hanya saja, masing-masing tujuan mengandung konsekuensi sebab dan akibat. 

1.Ingin Kaya

Konsekuensi : Kehilangan waktu bersama teman, tidak sempat bersantai seperti ngopi-ngopi karena harus fokus bekerja, risiko gagal berkali-kali, stres, dan tekanan tinggi.

2.Ingin hidup senang-senang.

Konsekuensi : Tidak mencapai kesuksesan besar dalam karier atau finansial, hidup dalam zona nyaman tanpa pencapaian signifikan, namun memiliki waktu bebas untuk bersosialisasi dan menikmati hidup tanpa tekanan.

3.Pemeluk agama

Tujuan : Ingin masuk surga.

Konsekuensi : Harus rajin beribadah, mengikuti aturan dan ajaran agama dengan konsisten, dan menjalani hidup sesuai dengan nilai-nilai keagamaan yang dianut.

4.Orang beragama yang sudah berspiritual.

Tujuan : Ingin bertemu Tuhan atau menyatu dengan Tuhan.

Konsekuensi : Perlu berlatih lebih keras dalam spiritualitas, menjalani kehidupan yang lebih disiplin dan mendalam dalam praktik-praktik spiritual.

5.Spiritualis yang ingin lepas dari karma dan siklus reinkarnasi.

Tujuan : Mencapai Nibbana atau pemadaman total.

Konsekuensi : Harus berlatih meditasi dan spiritualitas dengan lebih keras dan disiplin, menghadapi tantangan besar dalam upaya mencapai pencerahan dan kebebasan dari siklus reinkarnasi.

Ketika niat kita bermeditasi untuk tujuan apapun ini, tidak ada yang salah. Yang jelas, semua tujuan tersebut mengandung konsekuensi masing-masing. Dari semua tujuan tersebut, hanya yang nomor 6 yang konsekuensinya adalah tidak dilahirkan kembali, sehingga lepas dari semua penderitaan, baik menderita sebagai manusia, hewan, atau bahkan menjadi dewa sekalipun.

Jadi, bermeditasi untuk tujuan apapun itu sah dan baik adanya. Namun, penting untuk mengetahui konsekuensinya. Untuk memahami secara lebih akurat konsekuensi tersebut, bisa dilakukan dengan menjadi peneliti secara langsung melalui pengamatan mendalam. Dengan begitu, kita akan memahami hukum sebab-akibat secara langsung.

Komentar