Label

Laporkan Penyalahgunaan

Langsung ke konten utama

Mengenal tentang aura manusia

 


AURA MANUSIA

Aura adalah medan atau lapisan energi elektromagnetik yang secara fisik menyelimuti sekitar tubuh. Bisa juga disebut sebagai cahaya berwarna yang mengelilingi tubuh. Aura adalah energi spiritual. Namun, sebenarnya aura tak hanya mengelilingi manusia saja. Bahkan, hewan, tumbuhan, dan benda mati pun memiliki aura. Aura diibaratkan sebagai frekuensi atau getaran alami yang terpancar dan menyelimuti sesuatu.

Aura bisa berubah-ubah warna tergantung mood dan getaran yang sedang dipancarkan. Selain itu, warna aura menggambarkan kesehatan fisik, emosi, dan spiritual.

Jarang sekali aura kita hanya terdiri dari satu warna saja. Tapi, lebih sebagai perpaduan warna yang bergantung pada kondisi kesehatan fisik, emosi, dan spiritual kita. Hal ini disebabkan oleh emosi yang jauh lebih kompleks dibanding sekadar hitam dan putih. Misalnya, aura warna merah mewakili gairah, kekuatan, dan kondisi ego seperti rasa takut atau amarah.

Selain itu, warna aura juga berubah sesuai dengan reaksi terhadap keadaan sekitar. Misalnya ketika pikiran sedang positif, terbuka, suportif, dan penuh cinta maka aura terlihat berkilau, bagus dengan cahaya yang menyebar. Dan ini bukan hanya terhadap yang satu orang saja, tetapi akan terproyeksi kepada orang lain di sekitarnya atau yang dituju oleh perasaan dan emosi yang sedang diakses.

Pun sebaliknya, jika merasakan hal yang cenderung negatif atau tidak nyaman, maka aura bisa berubah buruk dan menyusut karena emosi dan perasaan tersebut. Bahkan, ini juga akan berpengaruh terhadap.orang lain yang sedang dipikirkan.

AURA TERDIRI DARI 7 LAPISAN

Setelah mengetahui apa itu aura, kini kita bisa mengenali 7 lapisan aura. Ada tujuh lapisan berbeda dari aura kita yang sesuai dengan tujuh cakra di tubuh. 7 lapisan ini juga disebut tubuh subtil.

1. Lapisan pertama disebut lapisan eterik. Ini merupakan lapisan paling dekat dengan tubuh fisik dan terkait dengan kesehatan fisik, rasa sakit, dan kesenangan.

2. Lapisan kedua berada di atas lapisan pertama. Lapisan ini disebut sebagai lapisan emosional dan terhubung dengan suasana hati.

3. Lapisan ketiga adalah lapisan mental yang berhubungan dengan pola pikir dan penilaian  terhadap lingkungan sekitar. 

4. Lapisan keempat adalah lapisan astral, yang menghubungkan tubuh fisik dan spiritual.

5. Lapisan kelima adalah template eterik yang mewakili kepribadian dan identitas.

6. Lapisan keenam disebut lapisan selestial yang terkait dengan perjalanan pencerahan.

7. Lapisan terakhir disebut template spiritual atau ketheric dan berhubungan tentang koneksi kita ke rohani, alam semesta, atau apa pun keyakinan spiritual kita.

PRAKTEK MELIHAT AURA

1. Posisikan Orang Pertama

Mintalah seseorang berdiri di depan dinding putih yang kosong. Dijelaskan bahwa warna dinding penting karena Anda harus bisa melihat aura dengan jelas.

2. Posisikan Diri Anda

Untuk mendapatkan pandangan aura yang penuh dan tidak terhalang, yang terbaik adalah berdiri sekitar 2-3 meter dari orang pertama. Untuk bisa melihat aura dan memang tidak akan bisa dilihat dari dekat.

3. Fokus pada Mata Ketiga Mereka

Tataplah apa yang disebut sebagai "mata ketiga" orang pertama! Mata ketiga terletak di antara dua mata fisik dan alis.  Ini harus dilakukan setidaknya selama tiga puluh detik.

4. Lihatlah Dinding Putih

Alihkan pandangan dari mata ketiga ke dinding tepat di luar tubuh fisik orang pertama. Warna aura harusnya sudah bisa terlihat tepat di luar tubuh. Itulah aura orang itu.

Komentar