PRANA UNTUK PERTANIAN
Selain untuk penyembuhan, prana dapat digunakan untuk pertanian, dengan melakukan Pertanian dengan Prana, ketika sudah saatnya dipanen, buah yang ditanam menjadi dua kali lipat lebih besar dari biasanya, bahkan lebih.
Perawatan Prana yang dilakukan pertama-tama adalah merawat tanah atau ladang dan benih agar terhindar dari penyakit atau pengaruh tertentu, tahap berikutnya adalah pemberian energi prana dan pemberian pupuk untuk membantu meningkatkan hasil panen dan memperbaiki mutu tanaman.
Pertanian dengan Prana ini secara garis besar terdiri dari dua bagian:
Pertama, Psikoterapi Prana. Kemungkinan lahan yang akan ditanami sebelumnya telah mengalami perusakan, karenanya perlu perawatan Psikoterapi, bisa dengan menggunakan prana.
Kemudian lakukan pembersihan/penyapuan, termasuk radius di luar lahan itu, juga di atas tanah dan di dalam tanah (3 sampai 10 meter).
Setelah itu lakukan penyapuan dengan prana, (seperti membajak, agar tanah lebih mudah menyerap makanan, prana dan pupuk yang diperlukan tanaman.
Lakukan permohonan khusus kepada Tuhan, roh alam, pada bumi, terutama dengan maksud agar mereka secara terus menerus hadir dan memberkati. Yang biasa dilakukannya adalah mengucapkan penegasan singkat sebagai berikut:
Berkatilah Tuhan, Berkatilah....., sebut (nama tanaman).
Kedua, lakukan pemberian energi. Selain melakukan doa permohonan setiap hari, berilah energi pada pupuk, mineral dan tanah yang akan digunakan.
Setelah benih ditanam, berikan energi pada benih-benih itu dengan prana.
Pada hari-hari berikutnya, beri energi benih-benih itu dengan prana.
Ketika benih mulai tumbuh, hentikanlah pemberian energi, serahkan saja perawatan selanjutnya pada alam dan matahari.
Banyaknya sesi perawatan tergantung pada benihnya. Saat percobaan dan berdasarkan pengalaman, jumlah perawatan yang dilakukan berkisar antara satu sampai sembilan kali, dua kali seminggu. Keakraban, rasa hormat, rasa syukur dan keselarasan dengan bumi pertiwi.
Setelah melakukan semua proses di atas, lindungi lahan anda dengan menutupnya dengan plastik berwarna merah agar pertumbuhan dan panenan dapat dipercepat. Penutupan dengan plastik harus dilakukan ketika benih sudah ditanam, dan harus segera diangkat ketika benih mulai tumbuh.
Secara garis besar, inilah penjelasan yang diberikan oleh Master Castro berkenaan dengan Pertanian dengan Prana, semoga ini dapat menjadi pendorong anda untuk melakukan percobaan dan penelitian lebih lanjut, bereksperimenlah dan buktikanlah sendiri kehebatan daya prana.

Komentar
Posting Komentar